Perdagangan Internasional: Pengertian, Manfaat, Faktor, Teori

Pembahasan Materi IPS Manfaat Perdagangan Internasional Bagi Perekonomian, Sosial, dan Pertahanan Keamanan Negara.

Sebelum masuk ke pembahasan yang lebih detail, tentunya Anda perlu mengetahui seluk beluk mengenai perdagangan internasional terlebih dahulu. Berikut ulasan lengkapnya.

Pengertian Perdagangan Internasional

Pengertian Perdagangan Internasional
perpustakaan.id

Perdagangan internasional adalah sebuah kegiatan tukar barang maupun jasa yang dilakukan penduduk di dalam sebuah negara dengan melibatkan negara lain di dalam ruang lingkup luas serta didasari dengan kesepakatan antara dua belah pihak.

Perdagangan internasional ini bisa dilakukan oleh seorang individu dengan individu, antara individu dengan pemerintah, maupun pemerintah dengan pemerintah negara lain. Kegiatan ini meliputi ekspor dan impor.

Pengertian ekspor adalah proses penjualan ke luar negeri dengan kesepakatan berbagai pihak dalam hal ini eksportir dan importer. Sedangkan pengertian dari impor adalah proses pembelian barang atau jasa dari suatu negara ke negara yang lainnya.

Faktor Terjadinya Perdagangan Internasional

Faktor Terjadinya Perdagangan Internasional
www.ipsmudah.com

Proses terjadinya perdagangan internasional bukan tanpa alasan. adapun sejumlah faktor tertentu yang bisa mengakibatkan terjadinya hubungan perdagangan internasional. Berikut ulasannya:

  • Ada perbedaan Sumber Daya Alam antara satu negara dengan yang lainnya
  • Adanya perbedaan faktor produksi pada setiap negara
  • Adanya perbedaan teknologi serta ilmu pengetahuan yang berkembang
  • Kondisi perekonomian yang berbeda antara satu negara dengan yang lainnya
  • Bisa lebih menghemat biaya produksi
  • Terdapat kelebihan produk dari suatu negara
  • Tidak semua negara bisa memproduksi barang yang dimiliki oleh negara yang lainnya
  • Adanya keinginan untuk kerja sama dengan negara lain
  • Kesamaan selera pada suatu barang
  • Terjadinya era globalisasi yang menuntut suatu negara tidak bisa bertahan hidup sendiri.

Manfaat Perdagangan Internasional

Manfaat Perdagangan Internasional
www.ipsmudah.com

 

Adapun manfaat adanya perdagangan internasional bagi suatu negara adalah:

  • Mendapatkan Barang yang Tidak Bisa Diproduksi Oleh Negara Sendiri

Kondisi dari SDA serta SDM dari suatu negara tentu saja berbeda dengan negara yang lainnya. Hal ini akan mempengaruhi produksi barang di setiap negara. oleh karena itu, adanya perdagangan internasional (ekspor-impor) terhadap barang yang tidak bisa diproduksi negara ini membuat warga bisa mudah memperolehnya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Begitu juga dengan negara yang lain, mereka membutuhkan barang yang diproduksi di Indonesia, sehingga barang tersebut akan mudah diperoleh melalui adanya perdagangan internasional.

  • Keuntungan Dengan Adanya Spesialisasi

Bisa jadi suatu negara memproduksi barang yang sama dengan negara lain. Namun, ada suatu negara yang mendapatkan spesialisasi dari produksi barang tertentu. Hal ini dikarenakan kualitas segala aspeknya lebih unggul ketimbang negara lain, sehingga berbagai negara lebih banyak melakukan impor barang tersebut dari negara produsen dengan kualitas terbaik.

Contohnya, Jepang dan India sama-sama memproduksi kendaraan bermotor. Akan tetapi, negara kita lebih banyak impor kendaraan dari Jepang ketimbang dari India karena spesialisasi di bidang kendaraan bermotor yang telah dikantongi oleh Negara Jepang.

  • Memperluas Pasar serta Menambah Keuntungan

Adanya perdagangan internasional bisa menambah pendapatan suatu negara serta memperluas pasar. Tidak sedikit pengusaha dalam negeri yang tidak melakukan optimalisasi produksi karena kekhawatiran akan produksi yang berlebihan sehingga tidak laku. Akibatnya nilai jual menjadi turun sehingga kerugian besar pun bisa terjadi.

Namun, adanya perdagangan internasional bisa membuat para pengusaha bisa memproduksi barang sebanyak-banyaknya karena luasnya pasar yang terbentang. Pada akhirnya, keuntungan yang didapatkan akan maksimal.

  • Saling Transfer Teknologi Modern

Dalam perdagangan internasional, setiap pengusaha bisa mempelajari teknik produksi yang lebih efektif dan efisien dengan adanya teknologi modern. Sehingga, bisa menjadi masukan baru bagi para pengusaha yang belum menggunakan teknologi tersebut.

  • Semakin Mempererat Hubungan Antar Negara

Adanya hubungan internasional antara satu negara dengan negara lainnya akan semakin mempererat hubungan diantara keduanya. Sebab, negara yang bekerja sama memiliki rasa membutuhkan satu sama lain sehingga akan tumbuh rasa persahabatan.

Dengan begitu, hubungan pun menjadi semakin erat dan harmonis. Sebab, antar satu negara dengan yang lainnya akan saling memberi keuntungan. Sebagai contoh, pemegang saham suatu perusahaan multinasional dimiliki oleh beberapa individu dari berbagai negara. Dengan begitu, hubungan sosial antar-negara pun akan menjadi semakin erat.

  • Negara Menjadi Semakin Makmur

Perdagangan internasional akan membuat suatu negara menjadi semakin makmur. Pasalnya, perdagangan internasional akan menaikkan pendapatan negara. Hal ini disebabkan jika suatu negara kekurangan maupun kelebihan barang maka dalam kondisi kekurangan tersebut, ia akan membeli, sedangkan yang kelebihan akan menjualnya.

Dengan meningkatnya pendapatan negara, maka negara tersebut akan semakin makmur. Sebab, salah satu indikator kemakmuran suatu negara bisa dilihat dari kemajuan bidang ekonominya.

  • Memperluas Peluang Kerja

Pemasaran barang akan menjadi semakin luas berkat adanya perdagangan internasional. Bahkan bisa mencapai berbagai negara di seantero belahan dunia. hal ini menyebabkan permintaan barang yang akan dikirim ke berbagai negara menjadi meningkat. Semakin naiknya permintaan jumlah produksi, semakin banyak pula kebutuhan akan sumber daya manusianya. Sehingga tercipta kesempatan kerja yang semakin besar.

Akan ada lebih banyak perusahaan yang membutuhkan sumber daya manusia dalam jumlah yang lebih banyak serta lapangan pekerjaan menjadi luas. angka pengangguran dari suatu negara pun akan berkurang.

  • Menambah Devisa Negara

Jika suatu perusahaan mengekspor barang ke luar negeri, secara otomatis, negara ini akan mendapat bayaran berupa mata uang asing dari negara importer. Mata uang asing inilah yang disebut dengan devisa.

Setiap perusahaan akan berlomba untuk menghasilkan sebanyak mungkin produk. Sebab, semakin banyak produk yang diekspor, maka semakin besar pula pendapatannya. Perusahaan tidak akan takut rugi karena pemasaran berkembang menjadi tingkatan global akibat adanya perdagangan internasional.

Devisa tinggi akan diperoleh ketika negara banyak ekspor barang, kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat pun akan terjamin dengan baik. banyak negara yang mengandalkan sumber devisa dari hasil aktivitas perdagangan internasional yang dilakukannya.

  • Mencegah Dari Krisis

Mengapa hal ini bisa berhubungan? Ya, mari buat sebuah permisalan. Jika suatu negara mengalami krisis bahan makanan pokok lainnya beras akibat gagal panen secara merata pada setiap wilayah. Maka negara bisa mengambil kebijakan dengan impor beras dari negara yang memiliki pasokan beras berlebih.

Untuk itu, perdagangan internasional bisa mencegah suatu negara mengalami krisis termasuk dalam hal pangan. Apabila terjadi krisis pada bahan makanan, otomatis akan berimbas pada krisis ekonomi. Hal ini akan mengakibatkan munculnya banyak kejahatan.

  • Mendorong Kemajuan Teknologi dan Ilmu Pengetahuan

Setiap negara menginginkan produknya berkualitas paling baik akibat adanya perdagangan internasional. Sebab, persaingan dalam perdagangan sangat ketat, hanya produk terbaiklah yang bisa bertahan dan diminati oleh masyarakat global.

Sehingga, suatu negara akan meningkatkan ilmu pengetahuan dan teknologi supaya produk yang dihasilkannya lebih berkualitas ketimbang produk dari negara lain. Biasanya, negara yang masih berkembang akan mempelajari ilmu dari negara maju.

  • Memudahkan Suatu Negara Mendapatkan Barang Dengan Harga Lebih Murah

Ada barang tertentu yang jika diproduksi sendiri justru akan menelan biaya yang lebih tinggi tapi memiliki kualitas yang rendah. Untuk itu, sering kali negara kita mengimpor produk dengan pertimbangan bahwa akan mendapatkan harga yang rendah dengan kualitas baik.

Salah satu negara yang banyak diimpor oleh Indonesia perihal produk-produknya adalah China. Banyak barang berkualitas tinggi dari China yang bisa dibeli dengan harga terjangkau. beberapa diantaranya adalah pakaian, barang elektronik, dan sebagainya.

  • Mendorong Kegiatan Ekonomi di Dalam Negeri

Perdagangan internasional memungkinkan produksi dalam negeri meningkat karena adanya aktivitas ekspor barang. Maka dari itu, pengusaha dalam negeri akan bersaing memproduksi barang serta membutuhkan tenaga kerja yang sangat banyak.

  • Memenuhi Kebutuhan Rakyat

Sebagaimana seorang manusia sebagai makhluk sosial, negara juga membutuhkan interaksi dengan negara lainnya. tidak bisa sebuah negara berusaha mempertahankan kesejahteraan rakyatnya hanya dengan mengandalkan produksi barang dari negara itu sendiri. perdagangan internasional dilakukan oleh semua negara di dunia untuk memenuhi kebutuhan rakyatnya masing-masing.

Sebab. Tidak semua produk bisa dihasilkan dari negara tersebut. ada beberapa negara yang awalnya menutup diri dari perdagangan internasional layaknya China, Vietnam, dan Rusia. Akan tetapi, saat ini pasarnya telah dibuka sebab semua negara membutuhkan hal tersebut.

  • Mempererat Hubungan Politik Antar Negara

Siapa sangka jika perdagangan internasional tidak hanya mempererat hubungan ekonomi antar negara saja. lebih dari itu, perdagangan internasional juga memiliki imbas di bidang politik. Eratnya hubungan politik akan menyebabkan rasa persahabatan antar negara juga semakin kuat.

  • Meningkatkan Daya Saing Ekonomi

Persaingan setiap negara akan tercipta dengan membuka diri terhadap perdagangan internasional. Persaingan haruslah tercipta secara sehat. Hal ini bisa dilakukan dengan meningkatnya kemampuan dari produsen pada tiap negara. Berhasilnya negara tersebut dalam persaingan di tingkat internasional akan meningkatkan perekonomian dari negara tersebut.

  • Meningkatkan Jumlah Investasi

Perdagangan internasional bisa menjadi penarik bagi para investor untuk menanam saham di Indonesia. caranya dengan menunjukkan hasil produksi terbaik. semakin banyak investor yang menanam modal di Indonesia, maka pembangunan dan perekonomian akan meningkat. Semakin bertambah pula lapangan pekerjaan yang terbuka.

  • Memperkuat Posisi Perdagangan

Pada perdagangan internasional, ada berbagai hambatan dan aturan yang diciptakan. Hal ini menyebabkan persaingan menjadi sangat sulit. untuk itu, perlu adanya kerja sama antar negara, sehingga akan dibuat sebuah peraturan yang bisa menguntungkan negara-negara yang bergabung.

Peraturan itu akan memperlancar kegiatan ekonomi sehingga, posisi perdagangan negeri ini menjadi semakin kuat di kancah internasional.

  • Mencegah Perdagangan Barang Yang Berbahaya

Melalui perdagangan internasional, berbagai transaksi penjualan barang berbahaya layaknya senjata, hewan langka, obat terlarang, dan hal lainnya akan terdeteksi dengan mudah. Sebab, setiap negara di dunia memberlakukan adanya bea cukai.

Hal ini dilakukan untuk memeriksa barang yang masuk ke negara ini ataupun keluar ke negara lainnya. pemeriksaan dilakukan juga demi melihat pajak barang itu serta memastikan barang tersebut legal atau ilegal. Pemeriksaan digunakan dengan menggunakan alat detektor atau bahkan dengan hewan pelacak.

  • Menciptakan Harga yang lebih Stabil

Jika di sebuah negara tidak memiliki produk tertentu, maka produk tersebut akan memiliki harga yang cenderung tinggi. Maka disinilah manfaat dari perdagangan internasional, sehingga barang yang sulit diperoleh bisa di import dari negara lain, harganya pun akan menjadi lebih stabil. kebutuhan bisa terpenuhi dengan harga yang tetap rasional.

  • Mengenal Mata Uang Dari Berbagai Negara

Adanya proses impor dan membuat kita jadi tahu tentang mata uang asing. Beberapa yang biasa dijadikan sebagai alat pembayaran di dalam perdagangan internasional adalah Poundsterling Inggris dan Dollar Amerika Serikat.

Perdagangan internasional tidak hanya memiliki manfaat di bidang ekonomi saja, melainkan di bidang sosial, politik, serta pertahanan keamanan. Pada bidang ekonomi, perdagangan internasional dapat memenuhi kebutuhan dari rakyatnya. Fungsi sosial dari perdagangan internasional contohnya saat harga bahan pangan di dunia sangat tinggi, negara yang menghasilkan ebras berupaya untuk mengekspornya.

Selain bisa memperoleh keuntungan secara materi, ekspor juga berfungsi secara sosial. Apabila terjadi krisis pangan dunia, maka akibatnya akan merembet ke krisis ekonomi. Nah, ini juga terjadi pada perusahaan berskala internasional. Sehingga, hubungan sosial antar bangsa juga akan semakin terjalin dengan baik. persahabatan pun bisa terjadi.

Perdagangan internasional juga akan mempererat pertahanan keamanan suatu negara. Sebagai contohnya adalah apabila suatu negara non-nuklir akan mengembangkan senjata nuklir, maka bisa dikenai sanksi ekonomi yang artinya negara lain tidak boleh menjalin hubungan dagang dengan negara itu. Upaya semacam ini biasanya dengan persetujuan dari PBB. Sehingga, keamanan dunia akan tercapai.

Teori Perdagangan Internasional

Teori Perdagangan Internasional
parararam.com

Dilansir dari id.Wikipedia.org, menurut Amir M.S, perdagangan internasional sangat kompleks dan rumit ketimbang pelaksanaan perdagangan di dalam negeri. Hal ini dikarenakan adanya batas politik serta kenegaraan yang bisa menghambat perdagangan. Contohnya yaitu adanya tarif, bea, serta quota barang impor.

Kesulitan ini juga timbul karena perbedaan bahasa, budaya, mata uang, timbangan, serta hukum perdagangan yang berlaku di negara tersebut. teori perdagangan internasional yang ada saat ini meliputi:

  • Model Adam Smith

Model ini lebih fokus pada keuntungan mutlak. Dalam hal ini, suatu negara bisa memperoleh keuntungan mutlak karena bisa memproduksi barang dengan biaya lebih rendah ketimbang negara yang lain.

Menurut teori Adam Smith, apabila harga barang yang memiliki kesamaan jenis tidak punya perbedaan di berbagai negara, maka tidak akan ada alasan terjadinya hubungan perdagangan internasional.

  • Model Ricardian

Model ini lebih fokus pada kelebihan komparatif. Konsep ini dianggap paling penting di dalam teori perdagangan internasional. Menurut model Ricardian, negara tertentu khusus memproduksi barang yang menurutnya paling baik diproduksi.

Tidak seperti model yang lain, rangka kerjanya memprediksi negara-negara akan menjadi spesialis secara penuh ketimbang menghasilkan bermacam komoditas. Model ini tidak secara langsung memasukkan faktor pendukung seperti modal negara dan jumlah buruh.

  • Model Heckscher-Ohlin

Model ini dibuat untuk alternatif model Ricardian berdasar pada kelebihan komparatif. Model ini tidak membuktikan prediksi secara akurat. Teori ini menyatakan bahwa pola perdagangan internasional ditentukan adanya perbedaan faktor pendukungnya.

Model ini memperkirakan jika negara akan mengekspor barang yang membuat pengguna akan mengimpor barang menggunakan faktor lokal. Contohnya adalah Amerika Serikat cenderung mengekspor barang yang padat karya ketimbang barang padat modal.

  • Faktor Spesifik

Model ini menyatakan bahwa mobilitas buruh diantara satu industri dan yang lainnya sangat mungkin terjadi. hal ini dipengaruhi oleh modal yang tidak bergerak di dalam satu masa yang pendek.Teori ini mensugestikan jika ada peningkatan harga sebuah barang, maka pemilik faktor produksi spesifik ke dalam barang tersebut.

Model ini akan cocok untuk memahami bagaimana distribusi pendapatan tetapi tidak bisa menentukan pola perdagangannya.

Demikian ulasan mengenai hal-hal yang berkaitan dengan perdagangan internasional, semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *